Ada dua jenis penyakit yaitu penyakit menular dan tidak menular. Agar tidak terjangkit kedua jenis penyakit tersebut, perlu adanya berbagai upaya untuk mencegahnya. Upaya tersebut diantaranya adalah upaya menjaga kebersihan diri dan upaya menjaga kebersihan lingkungan baik lingkungan rumah, lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Upaya menjaga kebersihan diri meliputi menjaga kebersihan rambut, menjaga kebersihan telinga, menjaga kebersihan hidung, menjaga kebersihan gigi dan mulut, menjaga kebersihan tangan dan kaki, dan menjaga kebersihan tubuh. Menjaga kebersihan diri ini sangat bermanfaat untuk menjaga diri dari terjangkitnya penyakit menular maupun tidak menular.
Upaya menjaga kebersihan lingkungan juga tak kalah pentingnya untuk memelihara diri dari terjangkitnya penyakit, terutama penyakit menular. Lingkungan yang kotor akan memudahkan berkembang biaknya sumber penyakit. Misalnya nyamuk yang bisa menjadi perantara penularan penyakit yaitu DBD dan Malaria.
Pada mata pelajaran PJOK dengan materi “penyakit menular dan tidak menular dan cara penanggulangannya”, siswa-siswi SDN Bubutan IV Surabaya kelas V belajar kedua upaya tersebut di atas. Mereka belajar upaya menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Mulai dari menjaga kebersihan kelas, halaman sekolah dan juga toilet (MCK). Mereka juga sekaligus memilah sampah hasil membersihkan lingkungan sekolah. Sampah yang dihasilkan berupa sampah kertas dan sampah organik. Sampah kertas di simpan di Bank Sampah Sekolah, sedangkan sampah organik di masukkan ke dalam komposter dan biopori untuk diolah menjadi pupuk kompos.
Dengan menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih, diharapkan sumber penyakit dan sumber penularan penyakit dapat dikurangi semaksimal mungkin. Siswa akan dapat belajar dengan nyaman.


