Oleh Imam subroto (Penggiat hidroponik SDN BUBUTAN 4 Surabaya)
Semua orang tau, makan sayur itu SEHAT apalagi kalau sayur yang diolah masih segar. Alangkah senangnya jika sayuran itu tinggal petik disekitaran rumah dan sekolahan, baik itu di pekarangan sekolah, di teras rumah, atau di atap. Apakah itu mungkin? Ya, dengan metode hidroponik semua itu mungkin saja dilakukan. Dengan metode ini tanaman dibudidayakan tanpa media tanah, berbagai macam sayuran bisa ditanam, sebagai ganti media tanam (metan) digantikan menggunakan sekam bakar, cocopeat, rockwoll (pilih yang mudah didapatkan). dengan begitu kebutuhan sayur untuk sehari-hari dapat terpenuhi dari kebun sederhana milik sendiri, menyenangkan sekali ya.
Tren gaya hidup sehat yang kini makin merajalela, menjadikan hidroponik makin populer dikalangan masyarakat. Selain sehat, alami, bersih, hidroponik juga diunggulkan sebagai solusi bercocok tanam di lahan yang sempit atau lahan perkotaan. Nah, sekarang coba tengok teman-teman adakah lahan kosong atau nganggur di sekitar halaman sekolah atau rumah kita? dan coba pikirkan…tidak usah jauh-jauh, halaman sekolah, teras rumah bagaimana? Kosong kah? Berikut ini alasan mengapa orang mau berhidroponik
1. Kreatif, hidroponik memerlukan kreatifitas kita untuk menggali ide-ide sistem tanam yang mudah kita aplikasikan dengan keterbatasan yang kita miliki. Ruang terbatas, dana terbatas, peralatan terbatas dan lain-lain. Hidroponik memerlukan kreatifitas yabg baik untuk bisa menciptakan sistem tanam yang baik dan juga enak dipandang mata. Jika ingin anak anda kreatif anda bisa mengajarkan hidroponik sejak dini untuk anda.
2. Menyenangkan, jangan anggap hidroponik itu sesuatu yang mahal dan susah untuk kita terapkan baik skala hobi maupun skala produksi. Justru Hidroponik itu sangat menyenangkan dan mengasyikkan asal kita mau terus belajar pada ahlinya.
3. Peluang, Hidroponik masih memiliki peluang besar untuk kita terapkan di Indonesia, karena hidroponik tidak memerlukan media tanah sehingga bisa membuat kebun dimana saja, asal kualitas air mendukung. Sayuran dan produk hortikultura Indonesia sebagian besar masih impor dari Negara tetangga. Gunakan lahan di pekarangan rumah atau sekolah kita untuk memulai menanam secara hidroponik. Minimal sayuran daun yang sering kita gunakan untuk kebutuhan sayuran di rumah tentu ini merupakan investasi kesehatan bagi keluarga anda. Jika skala hobi sukses anda bisa kembangkan lagi untuk skala produksi.
